Kerok’an


Ninuk Markinuk

Katanya suntuk
Kog malah nunduk-nunduk
Mijat orang sampai ngantuk

Urung menulis
Mencet-mencet pelipis
Sampai si korban meringis

Lho! Kog sampai kaki?
Pasti rasanya enak sekali
Kena sentuhan jari-jari

Badan kurus bukan halangan
Mengupayakan bagi si gemuk kesembuhan
Postur tak penting dalam sebuah persahabatan

Merah merona jejak kerokan
Meneruskan tradisi pengobatan
Yang tak lekang dimakan jaman

Puas tergambar di wajah
Tak sedikitpun merasa lelah
Lihat raut pasien mulai cerah

Tapaktuan, Selasa, 16 juni 2009 pk.22.00

dipersembahkan oleh Elis neng Geulis. Awalnya sudah kubuka dan kutulis file “Suntuk”. Mau nulis, datang mbak Elis, lalu mbak Nur yang ternyata mangsuk angin…
Hik, terima kasih atas isian halaman “Suntuk”ku mbak Elis….Indah, ilang suntukku….

menikmati durian silolo (farida-mbak rita-ida-mbak elis-mbak nur)

menikmati durian silolo (farida-mbak rita-ida-mbak elis-mbak nur)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: