Namokeh Beturay Hendri


oleh-oleh dari rombong celitay kemarin…

“hendri beturay”

pertama kali ia menyebut namanya aku terhenyak.

“ha! penyombong diria!” seruku

laki-laki itu juga kaget mendengar jawabanku.

aku tanyai lagi namanya, “siapo namo mikay, bebet? cubo aku hopi nganing.” matanya yang bening menatapku. ia tak segera menjawab. tampaknya masih bingung.

“hendri” entah pake y atau i. aku menulisnya begini.

“yoya namo dusun, ibo?” (itu nama orang dusun kan?)

dijawabnya, “au, ibu, namo dusun”

ia mengaku nama rimbanya beturay. nama yang bagus. wajah anak laki-laki yang usianya 12an tahun itu melankolis. tatapan matanya pun ‘ngenes’. ibunya sudah meninggal. bapaknya kawin lagi.

ia mendapat nama ‘hendri’ sejak (ia mengira-ira saja) usianya 5 tahun. waktu itu ia
diambil anak oleh orang dusun desa batu sawar dan diberi nama hendri. di rimba, ia lebih sering dipanggil hendri, bukan lagi beturay.

kini hendri hidup bersama paman dan bibinya (adik kandung ibunya). pamannya yang berpangkat depati mengatakan padaku, bapaknya tidak mau memelihara beturay lagi. entah apa alasannya. barangkali karena dapat istri dan anak baru.

hidup bersama bibi dan pamannya pun nggak kalah ngenes aku lihat. tiap pagi, ia bertugas mencuci baju keluarga yang mengidupinya. buanyak, baju yang harus dicucinya. belum lagi tugas mencuci alat masak dan makan.mencari hasil hutan non kayu, yang hasilnya tentu saja bukan untuk dirinya.

suatu sore di langit yang mendung dan gunjaron (angin besar), hendri mengatakan permintaannya padaku.

“akeh ndok nian belajor, ibu. biak tokang baco tuliy hopi lolo (aku ingin sekali belajar biar bisa baca tulis dan nggak bodoh).”

ya, permintaan yang nggak muluk memang, tapi menjadi harapan baru yang lebih baik.

kutemukan tulisanku ini tertanggal 27 Mei 2006

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: