Tubuh Perempuan Selalu Salah


Berita di Redaksi Pagi Trans7 tadi pagi membuat mbak Elis dan aku prihatin. Bukan pada isi beritanya, tapi lebih pada opini atau komentar si pembuat berita.

Kabar yang dibacakan, sekelompok perempuan yang masih sekeluarga mengeroyok seorang perempuan. Mereka semua orang-orang Papua di Manokwari. Si perempuan yang dikeroyok itu diduga merupakan selingkuhan suami dari istri yang bertubuh gemuk. Dalam gambar yang disajikan, si istri bertubuh gemuk itu berkali-kali disebutkan bertubuh gemuk tanpa menyebutkan namanya. ”….keluarga perempuan bertubuh gemuk itu juga ikut….”

Ironisnya, kalimat penutup pada berita tersebut yang dibacakan seorang perempuan pembaca berita itu malah mengatakan, ”….perempuan bertubuh gemuk itu memang harus melakukan diet agar suaminya tidak berpaling mencari perempuan lain.”

Pertanyaanku, mungkin juga pemirsa berita itu adalah mengapa tubuh gemuknya yang disalahkan? Mengapa tidak menyalahkan si suami yang berselingkuh? Mengapa bukan laki-laki yang melakukan kekerasan terhadap istrinya itu yang ’dihukum’? Mengapa harus ada opini seorang wartawan yang menyudutkan tubuh perempuan? Padahal, si pembaca berita itu juga seorang perempuan.

Keprihatinanku belum tersampaikan ke redaksi TV ini. Tidak ada kontak email yang tertera. Hanya berharap tidak ada lagi pemberitaan yang menyudutkan tubuh perempuan.

07.32

bukan tidak cantik

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: