Eh, Ada Gempa


Baru sekian menit yang lalu mejaku bergoyang. Kumengira hanya goyangan akibat tubuhku yang kadang serasa goyang sendiri. Tapi mbak Elis di ruangan sebelah bilang, “Gempa! Gempa!”

Kak Eni yang ada di hadapanku hendak bergerak dari mejanya. Hanya melirak-lirik. “Iya, gempa,” ujarnya singkat. Aku dan mbak Elis keluar ruangan masing melihat kondisi. Kabel yang melintang di atas jalan bergoyang sebentar.

Tidak ada kepanikan karena memang hanya ‘goyangan’ pelan. Tidak juga sampai membuat kepala pening.

Tanah negeri ini masih dan akan sering digoyang gempa katanya. Kemarin kubaca di group facebook Siaga Gempa dan Tsunami untuk Anak-Anak. Informasi yang diberikan, gempa telah terjadi kemarin (2/6) pukul 09:05:04 WIB dengan kekuatan 4.3 SR, dengan kedalaman 10Km, di Banda Aceh.

Sudah beberapa hari tidak merasakan goyang bumi, e, sekarang digoyang lagi. Jadi ingat anak-anak Paud di desa Air Pinang, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan ketika menyanyikan lagu ini

“Kalau ada gempa lindungi kepala

kalau ada gempa sembunyi di bawah meja

kalau ada gempa menjauh dari kaca

kalau ada gempa lari ke lapangan

Iklan

1 Komentar

  1. naribungo said,

    3 Juni 2010 pada 9:50 am

    ‘hanya’ 5,8 SR di kedalaman 55 Km. tidak berpotensi tsunami


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: