Siapa Melirik Banjir Bandang Tangse, Pidie, Aceh?


“Tangse? Apa tuh? Bahasa Cina ya?” Begitu pertanyaan singkat kawanku lewat pesan pendek ketika kutanya tentang kebenaran kabar banjir bandang Tangse. Harap maklum, semingguan ini aku hilang dari peradapan teknologi, tanpa signal dan tv. Pertanyaannya agak mirip tergulir ketika Wasior menjadi headline dimana-mana. Seorang kawan lain juga bertanya apakah gerangan “Wasior?”

Yap, Tangse, salah satu kecamatan di Kabupaten Pidie, Aceh. Bukan Cina, walau jika kita ucapkan akan berbunyi sengau seperti bahasa asing. Banjir Bandang –yang katanya akibat ilegal logging- menghancurkan ratusan rumah, infrastruktur di dua belas gampong (dari Serambi Indonesia), pada Kamis malam lalu.

Di sebuah mailing list kubaca, air bah Tangse dikatakan lebih dasyat dari Wasior. Wilayah yang paling parah yaitu Kemukiman Layan yang meliputi 4 desa yaitu Peunalom I, Peunalom II, Layan dan sebagian Pulo Baro dan Blang Dalam.

Padahal lebih seminggu lalu kubaca artikel “Bunuh Diri” dengan Moratorium yang ditulis Transtoto Handadhari, Rimbawan Senior, Ketua GreenNET Indonesia, yang dimuat di Harian Kompas. Aku ingat betul, Transtoto menyebut ratusan kilang kayu illegal di daerah Pidie tetap beroperasi tanpa diusik aparat. Moratorium yang dilakukan di Aceh selama tiga tahun justru meluluh-lantakkan hutan Aceh. Illegal logging merajalela, termasuk di Pidie.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengatakan, banjir bandang akibat illegal logging. ”Ah, kalau belum terjadi, peringatan orang lain tak perlu digubris! Kalau sudah begini, paling bisa manggut-manggut membenarkan,” ujar temanku lagi.

Sebelum menuliskan ini, aku iseng googling, kira-kira apa yang diucapkan sang Presiden kepada warga Kecamatan Tangse yang terkena banjir bandang. Belum ada….

Kabar duka dalam negeri untuk memang masih ’terkalahkan’ kabar dari Jepang yang dihantam tsunami kemarin. Ah, tiba-tiba kepalaku berdenyut

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: